Loading
Hakikat "kebalikan"
Dulu sering berhadapan sama orang-orang yang putus cinta. Sangat depresi. Dan belum rela berpisah.
Sebagai seseorang yang bisa dia percaya sebagai tempat curhat, aku cuma berusaha untuk bijak dan diplomatis aja sih. Cukup kasi saran, "Cari yang baru aja kalee sob. Dunia gak sekecil itu, masih baaaaanyak lelaki dan perempuan di muka bumi ini.." *sambil tepok tepok bahu*
Pada dasarnya sih, gampang banget buat ngomong, karna kita cuma menggerakkan bibir bawah dan atas secara bersamaan. *nene nene sakratul maut juga tau*
Tapi coba deh kita berada di posisi dia. Pasti gak kan abis lu cari cari alasan dengan kata depan, "Tapi kaaan.. Tapi kaan....tapi .. tapiii ????" dan coba di balik lagi waktu temen kita bilang tapi tapi mulu? "banyakkan tapi lo.."
Gampang yah buat mikir dan bilang kaya gitu? Coba lu balik posisinya? Berat ternyata jadi dia.
Trus sebagai temen yang tau ceritanya, apalagi posisi temen kita adalah yang dirugikan sama pacarnya, lu pasti mikir, "bego amat yak masih ngarep ngarep dia?". Balikin lagi deh, lu yang dalam posisi dia. Bisa gak dengan hati ikhlas dan tulus secepat itu lupain mantan pacar lo? Yang pasti butuh waktu dan keuletan.
Kok pake keuletan? Ya dunk, harus konsen dan fokus sama target, yaitu "melupakan masa lalu dan tidak membawanya ke masa depan".
Terkadang, banyak yang bilang, "Mungkin saat ini kita harus pisah, tapi yang namanya jodoh kita kan gak tau? Mana tau suatu saat ketemu lagi?".
Itu yang sering terucap sesaat setelah berakhirnya suatu hubungan. Apalagi waktu lagi keilangan spirit buat jalani hari hari yang tak terbiasa tanpa dia *backsound lagu aku tak biasa ala syahrini ditinggal anang*.
Mungkin juga selama ini, mantan lo adalah spirit lo dalam menjalani hidup. Setiap harinya lo bakal bilang, "Gue, lakuin ini semua cuma buat lo. Buat lo seorang" buat semangat lagi, demi mengejar impian tertunda itu.
Salah?
Gak juga kan?
Toh disaat lo sadar, kesempatan yang sama itu emang ga pernah datang dua kali dan gak akan ada kesempatan kedua di dunia ini.
Kesempatan cuma di miliki sama orang-orang yang menaruh harapan besar pada suatu hal. Kalo pun ada kesempatan lagi untuk kita, semuanya udah beda.
Dari segi waktu, situasi maupun keadaan. Jadi keinget salah satu kata-kata dari oom Mario Teguh,
Kesempatan itu hadiah dari
Tuhan Yang Maha Pemurah,
jadi tidak mungkin hanya satu kali.
Sebetulnya engkau hanya
sedang dibuat menyesal,
supaya menghargai kesempatanmu
yang berikutnya.







Like this.
:)
tumben
ga boleh ya ?
boleh
Tengkyu
:)