Hah... sesedihan lagi yuk..
Gara-gara ada lubang di hati nih. Sorry... Gomen ne, Biyan de..
Salah emang terlalu "menganggap" semua perkataan orang. Apalagi lelaki.
Inget lah meera, pesan mamamu bener, "boleh percaya omongan laki-laki, tapi jangan langsung percaya, karna laki-laki berakal pendek". Dan satu lagi Meera, jangan pernah menyayangi seseorang berlebihan.
Berawal dari janjian ketemu bareng temennya kemaren. Dan aku harus menelan kecewa dua kali karna gak jelas gitu.
Jujur, aku gak pernah nyalahin siapa-siapa, apalagi kamu "si super sibuk". So jangan ngerasa aku marah-marah ma kamu. Mungkin kita belum berjodoh aja buat ketemu. Saat aku pengen ketemu malah gak bisa. Coba saat kamu berfikir untuk ketemu aku, kenapa langsung bisa ya? Ye.. gak adil banget.
Ya gara-gara kata JODOH itu. entah kenapa hatiku pengeeeeeeeeeen banget bisa tau keadaan hatimu saat ini.
Hai, si super sibuk, sadar gak beberapa hari aku hilang dari peredaran duniaku, dunia maya, dan tidak pernah lagi bertukar sapa di sms apalagi di tevun. Apa kamu merinduku? Tapi sepertinya enggak ya? Karna begitu dahsyat dunia mu bisa mengacuhkan RAYUAN itu.
Untunglah perdebatan ini kamu sambut. Aku yang udah jarang nangis jadi bisa meluapkan emosi itu. Dari pada di pendam? Huft...
Kau alasan ku utk dewasa. Aku tahu aku salah, dan amat salah. Jgn biarkan ketakutan mu menutupi rasa cinta mu padaku. Takut mu dan sakit mu kita hadapi, kita lewati bersama. Seperti biasa, kau dan aku melewati badai" yg lalu. Aku sudah cukup dewasa sekarang, kehilangan mu mengajarkan. Jgn menyerah chuwi, rasakan apa yg kurasa. Aku merasakan apa yg dirimu rasakan. Ketika memang belum, aku rela menunggu. Ketika kau muak,ludahi saja wajah ini. Ketika kau marah, lepaskan amarah mu. Dan ketika kau tersenyum, bagi sedikit senyum itu utk ku
Selang sebulan saja...
Sekarang?
Judulnya "AJAK KU TERBANG DAN JATUH TERINJAK LAGI"
Jodoh, mudah-mudahan. Amin.
Iya, yb tau itu cwi, setidaknya cuma itu yang bisa yb miliki saat ini. hahaha.
Simpel, rasa itu begitu membuncah begitu tinggi. Tapi rasa takut juga mengimbangi. Karna yb sadari kekurangan yb akan membuat cwi sakit.
Waktu, perhatian, dan lain lain.
Memang terdengar pengecut dan cenderung defensif. Tapi itu memang yang terjadi. Dilematis sekali cwi.
Iya, I know that. Yb tau ini akan berat. Tapi yasudah lah, lebih baik memandang ke depan.
Yb berharap cwi bisa bahagia, walau tanpa yb.
Biarkan yb menembus malam tanpa bintang. Hahahaha.
Serius amat cwi? Yb tau ini bicara tentang perasaan. Tapi kenapa tidak sekali-sekali berbagi bahagia cwi untuk yb?
Bahagia tapi tidak lengkap cwi, ada yang kurang. Ada yang tidak melengkapi esensi dari bahagia itu. Mana tau ada apa gitu, bagi bagi lah.
Hayo-hayo Bandung lah.. haha.. Jangan emosi-emosi ntar muka imutnya jadi cepat mengkerut.
Hahhaa.. Tuch marah. I LOVE U CHUWI.
Semuanya ga ada yang berubah. Nomer hp, poto di dompet, file computer.
Yb masih menyimpan asa dan kenangan itu.
Tau kamu kecewa, tau kamu marah. Tapi inilah aku, yang mencintaimu dengan segala kekuranganku.
Aku tidak mencari hati yang lain karena cinta itu nyata.
--------------------------------------------------------------------------aku ingin men-cut-nya disini---
Tapi aku terlanjur berkata, "Tunggu aku sampai dapat penggantimu ya?"
Dan dia benar-benar menjatuhkan aku seketika
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Iya, like your mother said. Kayaknya cwi harus melakukan itu. Kan semua harus dengar apa kata mama cwi. Good Luck. Semoga dapat yang terbaik, yang tidak hanya lengkap tapi sempurna.
Dear, Please..
Aku tau kamu masih bisa melemahkan aku dengan semua rayuan itu. Dengan kenangan itu.
Tapi please dear.. Aku takkan sanggup untuk kamu bawa terbang lalu kamu jungkal aku sampai bumi retak karna kekuatan itu.
Please... Aku takkan sanggup menahan buncahan rasa itu juga jika kamu terus membawaku terlena.
Dear...Listen to me... Hatiku begitu rapuh tanpa siapa pun bisa tau isi terdalamnya. Jangan lagi kamu remukkan... Jangan buai aku dengan bercandamu. Jangan ucapkan asa jika tak sungguh.
Karna wanita di ciptakan "to feel" not "to think"
Baiknya aku menyadari, hilangnya waktu kita smsan bahkan tevun, sms juga yang singkat dan keseringan gak berbalas itu... Harusnya aku sadar... Atau sadar kan aku.. Semua hanya basa basi mu saja. Emosi sesaatmu saja, labilmu saja sebagai pelepas dahaga. Dulu betapa aku terdiam saat menjawab pertanyaan dari orang-orang terdekatku, "there's nothing doing by him?" atau "just appologize and not to hold u anymore?"
Maybe a simple thing that I can do now, shake one's head and give my small smile. Like this >> :')
Mungkin kamu gak bakal sempat pamitan di hari H kamu berangkat nanti.
Cwi cuma bisa bilang dari sini aja deh.
Hati-hati disana yah.. Happy Holiday... So you really, LUCKY MAN dear..
So, be a better man...
Please, if u cry Meera... Remember..this the last time... So cheers Meera.. !!!!
| |
| |
| |
Please Don't Cry Ameera
Hah... sesedihan lagi yuk..
Gara-gara ada lubang di hati nih. Sorry... Gomen ne, Biyan de..
Salah emang terlalu "menganggap" semua perkataan orang. Apalagi lelaki.
Inget lah meera, pesan mamamu bener, "boleh percaya omongan laki-laki, tapi jangan langsung percaya, karna laki-laki berakal pendek". Dan satu lagi Meera, jangan pernah menyayangi seseorang berlebihan.
Berawal dari janjian ketemu bareng temennya kemaren. Dan aku harus menelan kecewa dua kali karna gak jelas gitu.
Jujur, aku gak pernah nyalahin siapa-siapa, apalagi kamu "si super sibuk". So jangan ngerasa aku marah-marah ma kamu. Mungkin kita belum berjodoh aja buat ketemu. Saat aku pengen ketemu malah gak bisa. Coba saat kamu berfikir untuk ketemu aku, kenapa langsung bisa ya? Ye.. gak adil banget.
Ya gara-gara kata JODOH itu. entah kenapa hatiku pengeeeeeeeeeen banget bisa tau keadaan hatimu saat ini.
Hai, si super sibuk, sadar gak beberapa hari aku hilang dari peredaran duniaku, dunia maya, dan tidak pernah lagi bertukar sapa di sms apalagi di tevun. Apa kamu merinduku?
Tapi sepertinya enggak ya? Karna begitu dahsyat dunia mu bisa mengacuhkan RAYUAN itu.
Untunglah perdebatan ini kamu sambut. Aku yang udah jarang nangis jadi bisa meluapkan emosi itu. Dari pada di pendam? Huft...
Kenapa merayu?
Judulnya "AJAK KU TERBANG DAN JATUH TERINJAK LAGI"
Jodoh, mudah-mudahan. Amin.
Iya, yb tau itu cwi, setidaknya cuma itu yang bisa yb miliki saat ini. hahaha.
Simpel, rasa itu begitu membuncah begitu tinggi. Tapi rasa takut juga mengimbangi. Karna yb sadari kekurangan yb akan membuat cwi sakit.
Waktu, perhatian, dan lain lain.
Memang terdengar pengecut dan cenderung defensif. Tapi itu memang yang terjadi. Dilematis sekali cwi.
Iya, I know that. Yb tau ini akan berat. Tapi yasudah lah, lebih baik memandang ke depan.
Yb berharap cwi bisa bahagia, walau tanpa yb.
Biarkan yb menembus malam tanpa bintang. Hahahaha.
Serius amat cwi? Yb tau ini bicara tentang perasaan. Tapi kenapa tidak sekali-sekali berbagi bahagia cwi untuk yb?
Bahagia tapi tidak lengkap cwi, ada yang kurang. Ada yang tidak melengkapi esensi dari bahagia itu. Mana tau ada apa gitu, bagi bagi lah.
Hayo-hayo Bandung lah.. haha.. Jangan emosi-emosi ntar muka imutnya jadi cepat mengkerut.
Hahhaa.. Tuch marah. I LOVE U CHUWI.
Semuanya ga ada yang berubah. Nomer hp, poto di dompet, file computer.
Yb masih menyimpan asa dan kenangan itu.
Tau kamu kecewa, tau kamu marah. Tapi inilah aku, yang mencintaimu dengan segala kekuranganku.
Aku tidak mencari hati yang lain karena cinta itu nyata.
--------------------------------------------------------------------------aku ingin men-cut-nya disini---
Tapi aku terlanjur berkata, "Tunggu aku sampai dapat penggantimu ya?"
Dan dia benar-benar menjatuhkan aku seketika
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Iya, like your mother said. Kayaknya cwi harus melakukan itu. Kan semua harus dengar apa kata mama cwi. Good Luck. Semoga dapat yang terbaik, yang tidak hanya lengkap tapi sempurna.
Dear, Please..
Aku tau kamu masih bisa melemahkan aku dengan semua rayuan itu. Dengan kenangan itu.
Tapi please dear.. Aku takkan sanggup untuk kamu bawa terbang lalu kamu jungkal aku sampai bumi retak karna kekuatan itu.
Please... Aku takkan sanggup menahan buncahan rasa itu juga jika kamu terus membawaku terlena.
Dear...Listen to me... Hatiku begitu rapuh tanpa siapa pun bisa tau isi terdalamnya. Jangan lagi kamu remukkan... Jangan buai aku dengan bercandamu. Jangan ucapkan asa jika tak sungguh.
Karna wanita di ciptakan "to feel" not "to think"
Baiknya aku menyadari, hilangnya waktu kita smsan bahkan tevun, sms juga yang singkat dan keseringan gak berbalas itu... Harusnya aku sadar... Atau sadar kan aku.. Semua hanya basa basi mu saja. Emosi sesaatmu saja, labilmu saja sebagai pelepas dahaga. Dulu betapa aku terdiam saat menjawab pertanyaan dari orang-orang terdekatku, "there's nothing doing by him?" atau "just appologize and not to hold u anymore?"
Maybe a simple thing that I can do now, shake one's head and give my small smile. Like this >> :')
Mungkin kamu gak bakal sempat pamitan di hari H kamu berangkat nanti.
Cwi cuma bisa bilang dari sini aja deh.
Hati-hati disana yah.. Happy Holiday... So you really, LUCKY MAN dear..
So, be a better man...
| |
| |
| |
\___________/